Saturday, 4 February 2017

Muhasabah sambil menapaki Sejarah




Ya rabb

Angin sejuk meniup hawa panas yang menyelimuti Lembang saat ini, pukul satu siang. Burung-burung hinggap di pepohonan melepas penatnya udara panas. Pohon cemara melambai menawarkan untuk bernaung di bawah rindang daunnya yang hijau keriting.

Lamunan itu sejenak bergeser sedikit kearah tafakur, ya tafakur seorang hamba Allah yang pongah, seorang makhluk Allah yang hina, yang lebih banyak lupa daripada terjaga, yang lebih banyak maksiat daripada ta’at, yang banyak takabbur daripada tafakur, yang lebih banyak kufur daripada syukur, yang lebih banyak tertawa daripada menangis, yang sering bangga dengan dosa yang dilakukan.

Ya Rabb

Angin yang semilir menyejukkan hawa yang panas tidak lah membuat kami mampu merasakan betapa besar kasing sayangMu yang tiada pandang bulu.

Betapa banyak nikmat yang Engkau anugerahkan meski hambamu telah terlampau jauh menjauhiMu.

Suasana hening tidak membuat hamba mampu menyelami betapa maha kuasanya Engkau

Tidak membuat hamba mampu meneteskan air mata walau satu tetes demi mengenang dan mengingat-ingat betapa banyak dosa yang telah hamba lakukan dengan bangganya.

Ya Allah

Engkau anugerahkan hamba kesempatan

Waktu luang, waktu senggang

Namun hamba hanya mampu mengisinya dengan banyak melupakanMu

Hamba jarang membaca firman-firmanMu

Hamba begitu terburu-buru ketika menghadap kepadaMu

Hamba begitu malas mendengarkan penjelasan ayat-ayat kebesaranMu

Hamba begitu malas mendengarkan nasihat-nasihat kebaikan menuju jalanMu

Hamba begitu malas mempelajari ilmu-ilmu demi mendekatkan diri kepadaMu

Ya Rabb

Mampukah hamba mengisi waktu yang tersisa untuk lebih baik menghamba kepadaMu

Ya Ilahi

Dengan segala kekurangan hamba

Dengan semua kesalahan hamba

Dengan keterbatasan ilmu yang hamba miliki

Dengan semua kesombongan yang hamba miliki

Mampukan hamba menjadi hambamu yang terbaik

Amin.
Ditulis di Villa Lagenta, Lembang, Kamis 16 Juni 2011/ 14 Jumaditsani 1432H pukul 13:38

Tulisan lainnya dapat di lihat di http://abuihsan10.blogspot.co.id/

3 comments:

  1. Asiiikk Pak solihinn...mau ikut dong...hehe

    Ayo semangat Abu Insan :)

    ReplyDelete
  2. Pak, saya menikmati sekali bacanya.. berasa saya baca puisi sambil melakukan muhasabah.. 🙂

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah, Semangka pa Ockey dan Bu Yantie

    ReplyDelete