
Ya rabb
Angin sejuk meniup hawa panas yang menyelimuti Lembang saat ini, pukul satu siang. Burung-burung hinggap di pepohonan melepas penatnya udara panas. Pohon cemara melambai menawarkan untuk bernaung di bawah rindang daunnya yang hijau keriting.
Lamunan itu sejenak bergeser sedikit kearah tafakur, ya tafakur seorang hamba Allah yang pongah, seorang makhluk Allah yang hina, yang lebih banyak lupa daripada terjaga, yang lebih banyak maksiat daripada ta’at, yang banyak takabbur daripada tafakur, yang lebih banyak kufur daripada syukur, yang lebih banyak tertawa daripada menangis, yang sering bangga dengan dosa yang dilakukan.
Ya Rabb
Angin yang semilir menyejukkan hawa yang panas tidak lah membuat kami mampu merasakan betapa besar kasing sayangMu yang tiada pandang bulu.
Betapa banyak nikmat yang Engkau anugerahkan meski hambamu telah terlampau jauh menjauhiMu.
Suasana hening tidak membuat hamba mampu menyelami betapa maha kuasanya Engkau
Tidak membuat hamba mampu meneteskan air mata walau satu tetes demi mengenang dan mengingat-ingat betapa banyak dosa yang telah hamba lakukan dengan bangganya.
Ya Allah
Engkau anugerahkan hamba kesempatan
Waktu luang, waktu senggang
Namun hamba hanya mampu mengisinya dengan banyak melupakanMu
Hamba jarang membaca firman-firmanMu
Hamba begitu terburu-buru ketika menghadap kepadaMu
Hamba begitu malas mendengarkan penjelasan ayat-ayat kebesaranMu
Hamba begitu malas mendengarkan nasihat-nasihat kebaikan menuju jalanMu
Hamba begitu malas mempelajari ilmu-ilmu demi mendekatkan diri kepadaMu
Ya Rabb
Mampukah hamba mengisi waktu yang tersisa untuk lebih baik menghamba kepadaMu
Ya Ilahi
Dengan segala kekurangan hamba
Dengan semua kesalahan hamba
Dengan keterbatasan ilmu yang hamba miliki
Dengan semua kesombongan yang hamba miliki
Mampukan hamba menjadi hambamu yang terbaik
Amin.
Ditulis di Villa Lagenta, Lembang, Kamis 16 Juni 2011/ 14 Jumaditsani 1432H pukul 13:38Tulisan lainnya dapat di lihat di http://abuihsan10.blogspot.co.id/
Asiiikk Pak solihinn...mau ikut dong...hehe
ReplyDeleteAyo semangat Abu Insan :)
Pak, saya menikmati sekali bacanya.. berasa saya baca puisi sambil melakukan muhasabah.. 🙂
ReplyDeleteAlhamdulillah, Semangka pa Ockey dan Bu Yantie
ReplyDelete